Blog

Komposisi Lem Kaca Silikon Dow Corning

Berdasarkan unsur kimianya, material yang dapat membentuk joint seal terdiri dari dua tipe, yaitu organik dan anorganik. Tipe organik terdiri dari mastik, akrilik, polisulfida, poliuretan, dan ms polimer. Sedangkan, silikon sebagai joint seal termasuk tipe anorganik.

Dibandingkan dengan silikon (Si-O), joint seal tipe organik mengandung unsur karbon (C-C atau C-O) yang dapat dengan mudah didegradasi oleh sinar UV. Sinar UV memiliki nilai perubahan entalpi pembentukan standar sebesar ±400 KJ/mol. Nilai perubahan entalpi pembentukan standar untuk Si-O adalah 452 KJ/mol, sedangkan untuk C-O adalah 357 KJ/mol. Karena sinar UV tidak memiliki energi yang cukup untuk mendegradasi Si-O, lem kaca/sealant silikon tidak akan terpengaruh oleh sinar matahari. Sedangkan untuk lem kaca organik, ia akan terdegradasi oleh sinar matahari karena energi dari sinar UV lebih kuat dibanding dengan nilai perubahan entalpi pembentukan standar yang dimiliki oleh C-O.

Sealant Dow Corning dengan teknologi silikon telah teruji merupakan polimer yang lebih stabil dibanding dengan tipe organik. Silikon juga adalah polimer hidrofobik yang lebih baik karena mengandung dua kelompok methyl yang merupakan hidrofobisitas. Selain itu, silikon juga merupakan polimer yang lebih stabil dibanding dengan sealant tipe organik karena Si-O memiliki panjang ikatan sebesar 1.65 Å, sedangkan C-C hanya 1.53 Å dan C-O sebesar 1.42 Å.

Komposisi khusus yang terkandung dalam sealant Dow Corning adalah sebagai berikut:

Polimer

rantai polimer silikon helicoidal

Crosslinker

menghubungkan rantai-rantai polimer untuk membentuk solid rubber setelah cure. Crosslinker dapat digunakan untuk curing system yang berbeda (acetoxy, methoxy, oxime, dll)

Katalis

mempengaruhi kecepatan reaksi

Filler

memberi kekuatan pada sealant

Plasticizer

cairan non-reaktif yang menambah elastisitas

Promotor adhesi

menghubungkan jaringan polimer ke substrat

Aditif

fungisida, pewarna, dll untuk menambah fungsi lain pada sealant

 

Sifat fisik utama yang dimiliki oleh sealant silikon adalah sebagai berikut:

  • Adhesi;
  • Sifat elastomerik;
  • Sifat elastomeric awal yang stabil;
  • Karakteristik fisik lainnya – sifat yang mengalir, curing system, tingkat cure, komponen 1 vs 2, potensi staining, shelf life, deep section cure, serta tampilan yang berbeda untuk setiap sealant.

Sebagai perusahaan sealant Indonesia, Dow Corning telah memastikan bahwa setiap produk sealant silikon memiliki standar kualitas yang tinggi dengan telah mengikuti tahap uji kualitas dan terpercaya sebagai produk dengan daya tahan lebih dari 50 tahun.

Share this Post: